Sosok influencer muda Malaysia, Nur Syakilla Natasya Sukri, berhasil lolos dari hukuman penjara setelah mengakui keterlibatan dalam promosi perjudian daring. Sidang kasusnya digelar di Pengadilan Majistret Marang, di mana keputusan menjatuhkan jaminan berkelakuan baik selama dua tahun kepada Syakilla. Pertimbangan putusan hakim mempertimbangkan faktor usia Syakilla yang masih muda, kondisi pribadi, serta laporan dari Sosial. Jaminan sebesar RM2,000 harus dibayarkan.
Kejadian ini bermula pada insiden 23 Januari 2026 di sekitar Pasar Marang, di mana Syakilla terlibat dalam promosi perjudian dengan elemen taruhan. Syakilla dituduh melanggar Seksyen 4(1)(g) dari Akta Rumah Judi Umum 1953 Malaysia. Hukuman yang mungkin dikenakan berupa denda antara RM5,000 sampai RM50,000 atau penjara hingga tiga tahun. Namun, sebab usianya yang tergolong muda, Syakilla diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri.
Dinas Kesejahteraan Sosial menyusun laporan yang menggambarkan situasi Syakilla sebagai pengecualian dari promotor komersial umum. Dia mengalami cedera pada pahanya yang menghalangi pekerjaan fisik. Lingkaran sosial yang terbatas juga menjadi sorotan dalam laporan tersebut. Keluarga dinilai mampu memantau perilaku Syakilla, yang menjadi komponen kunci dalam keputusan pengadilan. Riwayat tanpa pelanggaran sebelumnya, serta laporan kesejahteraan sosial, membuat hakim memutuskan untuk memberikan jaminan berkelakuan baik.